Thursday, July 25, 2013

Pemerintah Dukung Pemda Bangun Istana Kerajaan Bulungan

RMOL. Setelah bertahun-tahun tak lagi memiliki indentitas. Kerajaan Bulungan akhirnya boleh berbesar hati dengan rencana pembangunan kembali istana kerajaan yang sebelumnya sudah terbakar habis.
   
''Pemerintah menyambut baik upaya pembangunan kembali Istana Kerajaan Bulungan untuk mengangkat kebudayaan Bulungan yang meliputi sejumlah Kabupaten di sebelah utara Kaltim,'' kata staf khusus presiden bidang Pembangunan Daerah dan Otonomi Daerah, Velix Wanggai dalam Seminar Mengungkap dan Mengangkat Kerajaan Bulungan yang diselenggarakan Gerakan Kebangkitan Nusantara (GKN) di Auditorium GOR Bulungan, Jakarta, Rabu (4/4).
     
Menurut Velix, pihaknya pun mendorong Pemda bisa mewujudkan apa yang menjadi harapan masyarakat Bulungan. ''Istana akan menjadi pusat kebudayaan yang membantu masyarakat menjaga apa yang diharapkan pendahulu dan leluhurnya,'' terangnya.
   
Ray Sahetapy yang juga Ketua Gerakan Kebangkitan Nusantara (GKN) mengungkapkan, upaya pembangunan kembali istana Kerajaan Bulungan itu dinilai penting. Namun, yang tidak kalah penting  upaya melaksanakan pelurusan sejarah sehingga kerabat Kerajaan Bulungan dan masyarakat yang terikat secara kultural bisa kembali martabatnya.
   
Sementara itu, Bupati Bulungan Budiman Arifin, berharap para kerabat kerajaan Bulungan untuk menyiapkan lahan untuk dibangun istana Kerajaan Bulungan yang terbakar. ''Kita minta nanti kerabat Kerajaan mempersiapkan lahan untuk dibangun, dan kita akan minta persetujuan DPRD untuk mengalokasikan dana pembangunannya,'' terangnya.
   
Menariknya, dalam upaya mengangkat seminar Kerajaan Bulungan itu, dua kubu kerabat Kerajaan Bulungan sempat bersitegang. Pihak pertama, diwakili Pemangku Sultan Bulungan, Datu Abdul Hamid yang mengakui sang Sultan Bulungan yang saat ini mengungsi ke wilayah Tawau, Malaysia, yaitu Sultan Datu Mamun. Dilain pihak, ada adik Sultan Bulungan  yaitu, RM H Datu Dissan Maulana Dj yang mempertanyakan pengangkatan Sultan Datu Mamun.
   
Sekalipun begitu, kedua kubu, akhirnya sepakat melakukan islah, tidak mempersoalkan permasalahan mereka. ''Ya, kalau yang menyangkut soal intern Kerajaan Bulungan nanti saja diselesaikan,'' katanya.

Sumber: Kamis, 05 April 2012 
http://jakartabagus.com/news.php?id=59749
Load disqus comments

0 comments